Berada di industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), istilah UX tidak bisa asing lagi. Ini adalah salah satu elemen terpenting yang berkontribusi pada kesuksesan bisnis digital.

UX, kependekan dari User Experience (Pengalaman Pengguna), adalah tentang meningkatkan kepuasan pengguna dengan meningkatkan kegunaan, aksesibilitas, dan kesenangan pada platform interaktif. UX baru muncul pada 1990-an dan terus terang, kesadarannya di Indonesia masih rendah bahkan di antara para pemain di industri TIK.

UX & Branding

Branding adalah memberikan janji kepada pelanggan, dari kualitas produk hingga identitas. UX di semua saluran perusahaan harus mencerminkan janji merek perusahaan. Khususnya untuk bisnis TIK, dengan pemberitaan yang buruk tentang serangan dunia maya dan pelanggaran data, penting untuk membangun merek perusahaan yang kuat yang akan mendapatkan kepercayaan pelanggan. Menjaga UX berarti kita peduli dengan mereka. Seperti yang dikemukakan oleh Michael LeBoeuf, “Pelanggan yang puas adalah strategi bisnis terbaik dari semuanya.”. UX yang bagus akan mendorong penjualan yang hebat karena pengalaman yang baik akan mendorong pelanggan untuk kembali.

Pedoman UX

Ini adalah 3 aturan praktis paling penting untuk UX.

1. Tes 5-detik

Tes ini dilakukan dengan menunjukkan satu halaman kepada responden selama 5 detik dan kemudian meminta mereka untuk mengingat informasi yang mereka lihat di halaman tersebut.

 Lakukan   Jaga agar halaman sejelas mungkin, dengan satu topik dalam satu halaman. Gunakan jarak baris dan kolom yang tepat untuk sekelompok informasi. Gunakan elemen tebal untuk menyorot subjek utama dan Ajakan Bertindak (CTA).

 Jangan Lakukan  Sertakan beberapa topik dalam satu bagian dan pak. Gunakan terlalu banyak elemen dan sorot semua informasi di halaman.

Misalnya, di halaman pembayaran eGHL, semua opsi pembayaran dapat dilihat sekilas dengan jelas. Ini memudahkan pelanggan untuk memutuskan, menghindari kerumitan untuk mencari dan menebak-nebak pembelian mereka.

2. Konsistensi

Ketidaktahuan dapat membuat pelanggan enggan dan takut. Jika UX Anda tidak mengikuti pedoman merek Anda, pelanggan Anda mungkin mengira mereka diarahkan ke halaman yang salah.

 Lakukan  Sediakan panduan merek untuk perusahaan anda. Pilih grup font dan skema warna dan bentuk atau elemen untuk material anda. Jika anda ingin berkolaborasi dengan entitas lain, desain poster yang dapat disesuaikan dan cocok dengan semua merk.

 Jangan Lakukan  Membuat design tanpa mengikut pada identitas bisnis anda. Mengganti gaya desain terlalu sering.

3. 3-click Rule

Aturan 3 klik menyatakan bahwa pelanggan akan pergi jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam 3 klik. Di sinilah “Less is More” berlaku, semakin sedikit klik semakin baik.

 Lakukan  Buat peta situs. Rencanakan kategorisasi produk atau posting blog. Periksa struktur header dan sub-header Anda. Sederhanakan alur pembayaran produk-keranjang.

 Jangan Lakukan : Buatlah hal-hal menjadi rumit hanya untuk membuatnya mewah. Buat terlalu banyak pop-up. Buat formulir berulang untuk diisi. Tidak menyertakan tombol ‘kembali’ yang menyebabkan pelanggan memulai dari awal jika mereka melakukan kesalahan.

Ini juga merupakan keuntungan lain dari OPTIMASI oleh eGHL, karena kami mempersingkat langkah pembayaran dengan memotong halaman gateway. Daripada melalui halaman merchant> halaman gateway pembayaran> halaman bank, pelanggan hanya perlu melalui halaman merchant> halaman bank saja.

BONUS: UX Lintas Wilayah

Berpikir untuk mengembangkan bisnis Anda ke negara lain? Satu hal lagi yang penting – preferensi UX berbeda berdasarkan faktor geografis. Misalnya, orang di Singapura lebih suka kartu kredit sedangkan orang Indonesia lebih suka perbankan online. Jadi, sebelum meluncurkan di tempat lain, pelajari demografinya, lakukan Pengujian A / B atau bermitra dengan perusahaan dengan cabang lokal.

eGHL UX

Pengalaman Pengguna selalu menjadi prioritas nomor satu untuk eGHL, dan kami mempertimbangkan UX untuk semua pihak yang terlibat dan semua tahap bisnis. Kami mendekati ini dengan kembali ke fundamental, yaitu “sentuhan manusia”. eGHL yang didirikan dengan bank, lembaga keuangan, dan pemilik saluran di seluruh negara ASEAN memberikan akuisisi pembayaran yang lancar dan mudah bagi pedagang yang ingin mengembangkan bisnis mereka. Fitur multi mata uang kami memungkinkan Anda mengumpulkan lebih dari 48 mata uang di seluruh dunia.